Aarrgghhhh...
Kudu MEZO MEZO!!!!
Rasanya seperti ditusuk dari blakang
pingin nangis...
nangis pun menyebalkan!
Aaaarrrgghh!!!!
Seperti ingin kugunting aja ni hati..
Gunting...Gunting..Gunting...
Rabu, 16 Desember 2009
Sabtu, 12 Desember 2009
jejak langkahku
Setelah melangkah sekian jauh. Aku menyadari bahwa tidak ada yang instan dan sungguh mudah untuk dicapai. Sebuah perjuangan tak selamanya bisa menghasilkan sebuah kemenangan. Tak selamanya kekalahan adalah kemenangan yang tertunda. Kekalahan bisa jadi memang adalah sebuah kekalahan ketika lawan itu tak mampu untuk ditaklukkan, ketika lawan itu melemahkan kekuatan hingga membuat tak berdaya.Jejak langkahku yang pernah kutinggal bukan berarti sudah pasti berlalu begitu saja. Sungguh mungkin aku berputar di padang gurunku dan kembali menjejakkan kakiku di tempat yang sama. Namun jika saat itu tak kutemukan jejak langkahku yang lama, bukan berarti aku telah berada di tempat yang berbeda..... itu hanya masalah waktu.. waktu menghapus jejakku yang lama.. namun aku masih di tempat yang sama....
Hhhh, melihat dengan berpatokkan pada sinar matahari, namun ku tetap bingung dibuatnya. Aku mencoba mengikuti arah sang angin, perasaanku tak peka untuk merasakan arah hembusan sang angin bertiup.
Jangan hapus jejak langkahku....
agar aku mampu melihat darimana aku memulai dan sejauh mana aku telah melangkah...
Sabtu, 21 November 2009
Berserah bukan pasrah
Rasa ngeri menggerogoti sluruh nadiku
Takut mendebarkan jantungku
hanya gelap yang kulihat
tapi ku tak putus asa
aku berserah bukan pasrah
sesaat tampak memukul sang angin
hatiku pun diam tak berucap petunjuk
Takut mendebarkan jantungku
hanya gelap yang kulihat
tapi ku tak putus asa
aku berserah bukan pasrah
sesaat tampak memukul sang angin
hatiku pun diam tak berucap petunjuk
Jumat, 20 November 2009
Sudah
Kuingin menyudahi semua ini
lembaran2 lama yang terbuka kembali
Sudah...
Cukup...
Hatiku galau gelisah
tak tenang sepanjang waktu
ku mencari ketentraman
yang mendamaikan hatiku
yang menyucikan hatiku
kudapati dan kutemui jalannya,
namun ku tak telusuri jalan itu
betapa bodohnya aku...
Sudah...
Jangan bawa aku ke sana lagi
lidahku kelu,tak mampu ku berucap
aku memang bodoh
lebih bodoh dari seekor binatang
masih bisa tersenyum diantara perih
masih tertawa dalam kepenatan
Sudah...
Diriku berperang melawan diriku
aku sang pemenang sekaligus sang pecundang
lembaran2 lama yang terbuka kembali
Sudah...
Cukup...
Hatiku galau gelisah
tak tenang sepanjang waktu
ku mencari ketentraman
yang mendamaikan hatiku
yang menyucikan hatiku
kudapati dan kutemui jalannya,
namun ku tak telusuri jalan itu
betapa bodohnya aku...
Sudah...
Jangan bawa aku ke sana lagi
lidahku kelu,tak mampu ku berucap
aku memang bodoh
lebih bodoh dari seekor binatang
masih bisa tersenyum diantara perih
masih tertawa dalam kepenatan
Sudah...
Diriku berperang melawan diriku
aku sang pemenang sekaligus sang pecundang
Sabtu, 07 November 2009
Kamis, 05 November 2009
Cinta yang menyakitkan
Terkumpul air mataku di pelupuk mataku.Jangan,jangan jatuh kataku dalam hati.Kpalaku pening,perih di hatiku.Aku hanya ingin kau semua bahagia,terutama kamu Cintaku. Tersenyumlah untukku dan jangan biarkan air mataku menghinaku sayang. Aku benci air mata dan kesedihan walau itu bersatu dengan ragaku spanjang hari.. Sakit mencintai,pilihan rumit yang kuambil.
Senin, 02 November 2009
Langganan:
Postingan (Atom)