Karena Yang punya hidup pengen nunjukin jalan keluarnya kepadaku..
Karena idup ingin membuatku lebih kuat & lebih tegar..
Thanks God for my complicated life..
Senin, 28 September 2009
Senin, 21 September 2009
Sebuah cerita siang lagi
Tuhan aku terjebak..
Terperangkap..
Ga bisa lari..
Tolong Tuhan..
Lepaskan..
Ingin berteriak..
Siapa yang kan mendengar?
Dalam rumahku aku menjerit..
Terasa sangat menyakitkan..
Sungguh mengerikan..
Tak tahan kuberada di sini..
Jangan tinggalkan aku..
Aku sungguh takut..
Dalam ketidakbergunaanku,
God..
Forgive me..
Terperangkap..
Ga bisa lari..
Tolong Tuhan..
Lepaskan..
Ingin berteriak..
Siapa yang kan mendengar?
Dalam rumahku aku menjerit..
Terasa sangat menyakitkan..
Sungguh mengerikan..
Tak tahan kuberada di sini..
Jangan tinggalkan aku..
Aku sungguh takut..
Dalam ketidakbergunaanku,
God..
Forgive me..
Buat aku..
Buat aku mau menjadi milikmu..
Jangan sakiti aku..
Mempercayaimu dan menghormatimu..
Buat aku menaruhmu di hatiku..
Menerimamu dan menyayangimu..
Buat aku yakin bahwa kamu dicipta untukku..
Melindungiku dan menjagaku..
Buat aku jatuh cinta kepadamu..
Memikirkanmu dan memimpikanmu..
Jangan sakiti aku..
Mempercayaimu dan menghormatimu..
Buat aku menaruhmu di hatiku..
Menerimamu dan menyayangimu..
Buat aku yakin bahwa kamu dicipta untukku..
Melindungiku dan menjagaku..
Buat aku jatuh cinta kepadamu..
Memikirkanmu dan memimpikanmu..
Sabtu, 19 September 2009
Karena aku mencintaimu
Karena aku mencintaimu,aku menjalani idup hampir tanpa teman
Karena aku mencintaimu,tawa jadi enggan menyapa hatiku
Karena aku mencintaimu,malam2ku hampir tak ada
Karena aku mencintaimu,aku mrasa sungguh sendiri
Karena aku mencintaimu,aku tak mampu menolakmu
Karena aku mencintaimu,aku tak mampu berkata-kata
Karena aku mencintaimu,aku hanya berharap kau mengerti aku
Karena aku mencintaimu,aku menulis tulisan ini di rumahku yang tak kau kunjungi
Karena aku mencintaimu,tawa jadi enggan menyapa hatiku
Karena aku mencintaimu,malam2ku hampir tak ada
Karena aku mencintaimu,aku mrasa sungguh sendiri
Karena aku mencintaimu,aku tak mampu menolakmu
Karena aku mencintaimu,aku tak mampu berkata-kata
Karena aku mencintaimu,aku hanya berharap kau mengerti aku
Karena aku mencintaimu,aku menulis tulisan ini di rumahku yang tak kau kunjungi
Selasa, 08 September 2009
Lagi-lagi laki-laki
Hanya memikirkan ego dan dirinya sendiri.Damned!!! Perempuan diperlakukan tidak sebagai orang tapi benda... Damned lagi!!! Kadang laki-laki lupa bahwa ia berurusan dengan perempuan bukan binatang liar. Mereka memperlakukannya dengan tidak manusiawi. Yah,nasib si perempuan. Seperti keset yang bertuliskan 'welcome' aja,dipajang di depan,dipamerkan tapi tuk diinjak-injak.
Sabtu, 05 September 2009
Yang terluka
Di rumahku aku tumpahkan kesedihanku
Tempat peraduan yang tak pernah menolakku
Aku terluka dan tak seorang pun peduli
Aku menangis,tak seorang pun tau
Semua menganggap ku kuat
Tampak layak tuk diandalkan
Ku terluka dan tak seorang pun percaya
Biar malamku melihatku
Biar hariku menjadi saksiku
Itu sudah cukup..
Ku terluka dan kubiarkan..
Torehannya smakin dalam,
tetap kubiarkan..
Aku bosan mendengar kata maaf,
lidahku juga kelu berucap kata maaf..
Tempat peraduan yang tak pernah menolakku
Aku terluka dan tak seorang pun peduli
Aku menangis,tak seorang pun tau
Semua menganggap ku kuat
Tampak layak tuk diandalkan
Ku terluka dan tak seorang pun percaya
Biar malamku melihatku
Biar hariku menjadi saksiku
Itu sudah cukup..
Ku terluka dan kubiarkan..
Torehannya smakin dalam,
tetap kubiarkan..
Aku bosan mendengar kata maaf,
lidahku juga kelu berucap kata maaf..
Senin, 17 Agustus 2009
S.H.I.T
Aku cuma menjalani yang harus kujalaniJika aku selalu dipersalahkan untuk segala sesuatunya
Itu sungguh SUCK
Kubiarkan orang2 menghujamkan pisaunya kepadaku
Ku diam...tak bicara..tak membela diri
dalam hatiku aku memaki
memaki diriku sendiri yang berada dalam situasi yang tak pernah menyenangkan
Air mata sungguh lelah mengalir..
mengapa begitu perih dan menyakitkan
S.H.I.T
sungguh ku ingin berteriak...
namun tak satu pun kata terucap dari bibirku yang bergetar..
sesak di dadaku...
jangan..jangan sedih..
tak seorang pun kan membujuk..
tak seorang pun kan mengerti..
Langganan:
Postingan (Atom)